Categories
Tekno

GIGABYTE GV-R927XOC-2GD

GIGABYTE GV-R927XOC-2GD adalah peserta terakhir pada tes perbandingan kali ini karena produknya paling akhir masuk Test Center. Meski demikian, hal ini tidak mengurangi tahap pengujian yang dilakukan. Hasilnya, GIGABYTE GVR927XOC-2GD terbukti mampu memberikan performa dan AMD Radeon R9-270X menggunakan dua buah 6-pin power sebagai penyuplai daya sehingga membutuhkan power supply dengan daya minimum 500 watt kemampuan yang bersaing ketat dengan ketiga graphics card lainnya.

Juga menggunakan GIGABYTE GV-R726XWF2-2GD sebagai pembanding performa pada tes perbandingan kali ini. GIGABYTE GV-R927XOC-2GD hadir dengan clock GPU 80 MHz, lebih tinggi dibandingkan ASUS dan MSI, namun menggunakan clock memori yang sama, yaitu 5600 MHz. Dengan GPU clock yang lebih tinggi, GIGABYTE GV-R927XOC-2GD bersaing dengan SAPPHIRE R9-270X TOXIC dengan selisish 2-3 FPS pada beberapa pengujian game. GIGABYTE GV-R927XOC-2GD hadir menggunakan Windforce 3X Cooling dengan teknologi Triangle Cool. Sistem pendingin ini terbukti ampuh meredam panas dengan sangat baik dan terlihat saat pengujian hanya menyentuh angka maksimal 56 derajat celcius.

MSI R9-270X GAMING 2G

Untuk bersaing pada tes perbandingan kali ini, MSI menampilkan varian khas miliknya, MSI R9-270X GAMING 2G yang dipersenjatai dengan sistem pendingin TwinFrozrIV. Sistem pendingin ini sudah terbukti ampuh meredam panas GPU pada seri-seri graphics card MSI lainnya. Terbukti pada pengujian tes perbandingan kali ini, suhu TwinFrozr hanya selisih dua derajat lebih panas jika dibandingkan dengan sistem pendingin TOXIC milik SAPPHIRE dan tiga derajat lebih panas dibandingkan Windforce 3X Cooling milik GIGABYTE.

MSI R9-270X GAMING 2G dilengkapi dengan feature Gaming App yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Pada kondisi default, graphics card ini berjalan pada mode Gaming yang akan memberikan kestabilan dan performa seimbang sehingga sangat cocok digunakan pada saat bermain game. Sedangkan pada mode OC akan meningkatkan performa graphics card pada kondisi maksimal. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, clock GPU dan clock memori pada MSI R9-270X Gaming 2G sama persis dengan ASUS R9-270X DirectCU II TOP 2 GB. Namun hasil pengujian menunjukkan produk dari MSI unggul tipis dengan selisih beberapa FPS dibandingkan ASUS R9-270X DirectCUII TOP 2GB.

SAPPHIRE R9-270X TOXIC

Berbeda dengan tiga peserta tes perbandingan lainnya, SAPPHIRE hadir dengan versi TOXIC yang memiliki kecepatan clock GPU dan clock memori paling tinggi di antara ketiga peserta yang lain. Varian TOXIC dari SAPPHIRE ini merupakan varian tertinggi yang dimiliki oleh SAPPHIRE dan berbeda dengan varian Vapor-X yang biasa dihadirkan oleh SAPPHIRE. SAPPHIRE R9-270X Toxic hadir dengan desain yang sangat elegan. Tiga buah kipas yang menempel mampu memberikan airflow yang sangat baik sehingga mampu mendinginkan GPU yang sudah ter-overclock 100 MHz lebih tinggi ini.

Pada sisi bagian belakang terdapat pelindung bodi yang sekaligus mempercantik tampilan SAPPHIRE R9-270X TOXIC. Dengan kondisi clock GPU dan clock memori yang lebih tinggi dibandingkan tiga pesaingnya, maka tidak mengherankan kinerja SAPPHIRE R9-270X TOXIC lebih tinggi dan menjadi yang terbaik pada tes perbandingan kali ini. Dengan clock GPU dan clock memori tertinggi secara default, graphics card ini nyatanya masih memiliki potensi besar untuk di-overclock.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *